<<<< SELAMAT DATANG DI BLOG PT.BESTPROFIT FUTURES CABANG BANDUNG >>>>

Kamis, 31 Agustus 2017

Harga Emas Tergelincir dari Posisi Tertinggi | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Harga emas tergelincir dari posisi tertingginya dalam 11 bulan. Ini didorong dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat lantaran data ekonomi AS yang positif.

Sebelumnya harga emas mencatat kenaikan dalam tiga sesi terakhir seiring kekhawatiran terhadap Korea Utara dan Badai Harvey. Sentimen itu membuat investor memburu aset investasi aman. Namun, laporan data ekonomi AS mendorong potensi harapan the Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi pada 2017.

Harga emas untuk pengiriman Desember melemah US$ 4,8 atau 0,4 persen ke level US$ 1.314,10. Sebelumnya harga emas ditransaksikan di kisaran US$ 1.318,90 per ounce, yang merupakan level tertinggi sejak 29 September 2017. Harga perak melemah 1,3 sen atau 0,1 persen menjadi US$ 17,503.


"Harga emas telah melonjak ke atas hingga di level resistance US$ 1.300, dan nyaman di level itu dalam dua hari berturut-turut," ujar Co-Editor Sevens Report, Tyler Richey seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (31/8/2017).

Ia menambahkan, tren harga emas lebih tinggi untuk jangka pendek. Akan tetapi, secara teknikal, harga emas sudah sentuh level support dan resistance yang signifikan.

Pergerakan harga emas juga dipengaruhi data ekonomi AS. Produk domestik bruto (AS) direvisi lebih tinggi menjadi tiga persen pada kaurtal II 2017 dari sebelumnya 2,6 persen. Selain itu, di pasar tenaga kerja, ada penambahan pekerja sektor swasta sebesar 237 ribu. Angka ini lebih tinggi dari posisi Juli sebesar 178 ribu. Rilis data tenaga kerja AS menjadi perhatian pelaku pasar. Terutama laporan data tenaga kerja yang dirilis menjelang akhir pekan.


"Harga emas turun US$ 2-U$ 3 seiring dampak data ekonomi. Dikhawatirkan data ekonomi mempengaruhi kebijakan ekonomi AS terutama kemungkinan the Federal Reserve menaikkan suku bunga lagi tahun ini," kata Analis Kitco Jim Wyckoff.

Pasar keuangan hadapi reaksi beragam terhadap kemungkinan kebijakan the Federal Reserve soal suku bunga. Ada perkiraan kenaikan suku bunga sebelum Desember. Namun, inflasi rendah akan jadi pertimbangan the Federal Reserve belum akan menaikkan suku bunga. Adapun suku bunga yang tinggi membuat kilau harga emas memudar.

Harga emas sempat menguat pada minggu ini seiring Korea Utara menembak rudal balistik ke wilayah utara Jepang. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menuturkan, hal itu sebagai ancaman serius dan dapat merusak perdamaian di wilayah itu.

Namun kekhawatiran mereda pada pertengahan minggu sehingga membuat indeks dolar AS menguat. Indeks dolar AS naik 0,6 persen ke level 92,82.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG       

Rabu, 30 Agustus 2017

Harga Emas Kembali Melonjak | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit - Harga emas melonjak ke level tertinggi sejak November pada perdagngan Selasa. Lonjakan ini memperpanjang reli yang telah dibukukan pada hari sebelumnya. Investor melakukan aksi borong emas setelah Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik di atas Jepang.

Mengutip Reuters, Rabu (30/8/2017), harga emas di pasar spot naik 0,4 persen ke US$ 1.314,52 per ounce pada perdagangan Selasa siang, setelah sebelumnya sempat menyentuh angka US$ 1.325,93 per ounce yang merupakan level tertinggi sejak 9 November.

Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,3 persen ke level US$ 1.318,90 per ounce.


"Investor terus melakukan aksi borong sehingga mendorong harga emas terus naik. Namun ada kemungkinan terjadi aksi ambil untung setelah kenaikan yang cukup besar selama ini," jelas vice president Heraeus Metal Management, New York, AS, Miguel Perez-Santalla.

Harga emas di pasar spot sempat naik 1,4 persen pada perdagangan Senin, menembus level kunci resistance di US$ 1.300 per ounce setelah komentar Gubenur Bank Sentral Eropa mendorong penguatan euro dan menekan dolar AS.

Kenaikan tersebut berlanjut pada perdagangan Selasa karena menurunan harga saham akibat pelaku pasar berbondong-bondong melakukan aksi borong instrumen safe haven.


Pasar saham tertekan karena adanya badai Harvey. Presiden AS Donald Trump menetapkan status darurat bencana untuk Negara Bagian Lousiana pada 28 Agustus 2017.

Kenaikan harga emas bertambah tinggi karena kekhawatiran pelaku pasar akan ancaman geopolitik usai Korea Utara meluncurkan rudal ke arah Samudera Pasifik, melintasi langit Jepang, pada Selasa, 29 Agustus 2017, pukul 5.58 waktu Pyongyang.

Aksi tersebut ditanggapi oleh Presiden Trump. Dalam keterangannya, Donald Trump mengatakan, segala opsi untuk merespons tindakan Korut terbuka. Menurutnya, perilaku Pyongyang adalah ancaman nyata.

"Dunia menerima pesan dari Korut secara keras dan jelas, rezim ini telah memberikan sinyal penghinaan terhadap tetangganya, seluruh anggota PBB," ucap Trump.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Selasa, 29 Agustus 2017

Harga Emas Menguat ke Posisi Tertinggi | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga emas menguat ke posisi tertinggi dalam 9,5 bulan di tengah pelemahan Dolar. Sementara Euro naik setelah Kepala Bank Sentral Eropa (ECB) menjelaskan tentang pemulihan ekonomi zona euro pada pertemuan para bankir sentral.

Pada pertemuan di Jackson Hole, Wyoming, Kepala ECB Mario Draghi mengatakan kebijakan moneter ultra-longgar sedang berjalan di Eropa dan pemulihan ekonomi zona euro terus berlanjut. Hal ini mendorong euro ke level tertinggi dalam lebih dari 2,5 tahun terhadap dolar AS, sementara indeks dolar turun
terendah sejak Mei 2016.


Melansir laman Reuters, Selasa (29/8/2017),  harga emas di pasar Spot naik 1,4 persen menjadi US$ 1.309,25 per ounce, setelah naik ke level tertinggi sejak Awal November di US$ 1.309,98. Sementara emas berjangka AS berakhir naik 1,3 persen ke posisi US$ 1.315,30

"Draghi tidak menyebut penguatan euro sebagai rem normalisasi kebijakan. Inilah yang memicu reli  laju Euro dan reaksi harga emas," ujar Analis ​​Carsten Menke, Julius Baer.

Di Jackson Hole, Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen juga tidak memberikan acuan tentang kebijakan moneter AS, namun berfokus pada peraturan keuangan. Pedagang mengharapkan kenaikan suku bunga akan lebih lambat.


"Saya pikir itu mungkin membuat investor lebih nyaman. Kemudian soal inflasi juga membuat keraguan apakah The Fed akan menaikkan suku bunga, "kata Ryan McKay dari TD Securities.

Adapun harga perak naik 2 persen di posisi US$ 17,39 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sejak awal Juni menjadi US$ 17,45 per ounce. Harga Platinum naik 1,3 persen menjadi US$ 984,50 dan Paladium naik tipis 0,5 persen menjadi US$ 934.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Senin, 28 Agustus 2017

Harga Emas Terpantau Akan Naik | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Banyak analis dan ekonom memperkirakan pertemuan para gubernur bank sentral di Wyoming, AS, akan sangat mempengaruhi harga emas. Namun kenyataannya tidak sama sekali. Harga emas masih mampu bertahan.

Dalam Sepekan terakhir atau jelang pertemuan, harga emas terus terombang-ambing dengan kecenderungan tertekan. Banyak analis dan ekonom menyatakan bahwa emas akan kehilangan kemilaunya usai pidato Gubernur Bank Sentral AS Janet Yellen di Wyoming.


"Emas mampu bertahan usai pertemuan tersebut. Anda bisa melihat, harga emas tetap terkendali," jelas analis logam mulai Mark Mead Baillie dikutip dari investing, Senin (28/8/2017).

Memang, harga emas meluncur di bawah US$ 1.300 per ounce para pekan lalu. Namun kemungkinan besar harga emas akan kembali menuju US$ 1.300 per ounce pada pekan ini.

Terlihat pada akhir pekan lalu sinyal positif sudah mulai terlihat. Pada Jumat lalu, harga emas di pasar spot naik 0,5 persen ke US$ 1.292,14 per ounce pada pukul 02.00 siang dan berada di jalur kenaikan 0,6 persen pada penutupan pekan ini. Sedangkan harga emas berjangka AS menguat 0,5 persen pada level US$ 1.297,90 per ounce.


Ada satu sentimen yang cukup memberikan tenaga kepada emas yaitu gangguan geopolitik. Beberapa kali harga emas sempat terdorong naik karena adanya ketegangan geopolitik seperti perseteruan AS dengan Korea Utara dan juga Kebijakan Gedung Putih yang selalu kontroversial.

Sentimen paling baru yang mampu mendorong harga emas adalah ancaman dari Presiden AS Donald Trump untuk menutup pemerintahan, kecuali dia mendapatkan pendanaan untuk membangun dinding perbatasan dengan Meksiko. Risiko geopolitik tersebut mempengaruhi harga emas karena investor langsung mengoleksi instrumen safe haven.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Jumat, 25 Agustus 2017

Penguatan Dolar AS Menekan Harga Emas Lebih Rendah | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit - Harga emas lebih rendah tertekan penguatan dolar, di tengah investor yang menanti keputusan kenaikan suku bunga lebih lanjut dari bank sentral, yang kini tengah menggelar pertemuan tahunan di Jackson Hole minggu ini.

Melansir laman Reuters, Jumat (25/8/2017),  harga emas di pasar spot turun 0,25 persen menjadi US$ 1.286,5 per ounce. Adapun harga emas emas AS untuk bulan Desember turun US$ 2,70 menjadi US$ 1,292 per ounce.


Pasar emas juga dibayangi ancaman dari Presiden Donald Trump untuk menutup pemerintahan kecuali dia mendapatkan pendanaan untuk membangun dinding perbatasan dengan Meksiko. Risiko geopolitik mempengaruhi harga safe haven.

"Sudah dua kali harga emas gagal mencapai harga tertinggi dalam tahun ini, dan semakin lama tak ada keputusan, semakin besar risikonya dan orang-orang ini mulai menjadi tidak sabar," ujar Ole Hansen, Kepala Strategi komoditas di Saxo Bank di Kopenhagen.

Harga emas sempat gagal mencapai puncaknya pada April dan Juni di kisaran US$ 1.200 - US$ 1.300 pada tahun ini.

PT Bestprofit

Pasar emas kini juga fokus pada pertemuan tahunan para bankir sentral
Di Jackson Hole, Wyoming, di mana Ketua Federal Reserve Janet Yellen dan kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi, akan menyampaikan pidato pada hari Jumat mengenai kebijakan moneter dan tingkat suku bunga. Memang harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS.

Adapun harga perak turun 0,56 persen menjadi US$ 16,92 per ounce. Sementara harga platinum turun 0,18 persen menjadi US$ 974,25 per ounce. Dan Palladium turun 0,16 persen menjadi US$ 931,50 per ounce.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG       

Kamis, 24 Agustus 2017

Harga Emas Naik Terdorong Dolar AS dan Wall Street Yang Melemah | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga emas naik seiring dolar Amerika Serikat (AS) dan wall street yang tertekan. Harga emas untuk pengiriman Desember naik US$ 3,7 atau 0,3 persen ke level US$ 1.294,70 per ounce usai melemah 0,4 persen. Sebelumnya harga emas sempat berada di level tertinggi US$ 1.296,70 pada awal pekan ini. Harga emas itu termasuk di level tertinggi sejak awal Juni.

Pergerakan indeks dolar AS membayangi harga emas. Indeks dolar AS turun 0,4 persen. Tekanan indeks dolar AS juga diikuti dengan bursa saham AS yang tertekan. Adapunn bursa saham AS atau wall street yang merosot membuat emas lebih menarik. Ini dapat mengangkat harga emas.


Pada awal perdagangan dolar AS sempat menguat dan harga emas tertekan di kisaran sempit. Ini seiring sentimen pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Donald Trump membuat kemajuan untuk reformasi pajak sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun momentum tersebut melambat seiring Donald Trump siap untuk menutup pemerintahan. Langkah ini agar mendapatkan pendanaan untuk membangun tembok perbatasan dengan Meksiko.


Selain itu, pelaku pasar juga hati-hati jelang pertemuan bank sentral di Jackson Hole. Pasar akan mencari petunjuk soal perubahan kebijakan moneter bank sentral terutama AS dan Eropa.

Tingkat suku bunga lebih tinggi cenderung mendorong dolar AS. Selain itu mengurangi permintaan emas. "Pasar akan melihat lebih banyak aksi lagi pada Jumat. Ketika kita akan mendapatkan pidato "duel" dari Draghi dan Yellen," ujar Edward Meir, Konsultan INTL FCStone seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (24/8/2017).

Ia menuturkan, harga emas akan bergerak lebih tinggi jika kedua bankir tersebut menyatakan pandangan lebih lembut. Ini lantaran kekhawatiran inflasi yang melambat.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Rabu, 23 Agustus 2017

Harga Emas Tertekan Penguatan Dolar AS | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Harga emas tertekan pada perdagangan Selasa. Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) jelang pertemuan pejabat Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) menjadi penekan harga emas.

Mengutip Reuters, Rabu (23/8/2017), harga emas di pasar spot turun 0,4 persen ke level US$ 1.285,25 per ounce usai meraih puncak tertinggi pada pekan lalu di angka US$ 1.300,80 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka turun 0,4 persen ke level $ 1,291 per ounce.

Investor tengah menunggu pidato Gubernur Bank Sentral AS Janet Yellen yang akan berlangsung pada Jumat waktu setempat di i Jackson Hole, Wyoming, AS. Dalam pidato tersebut biasanya Yellen memberikan kisi-kisi mengenai arah kebijakan bank sentral.


Pelaku pasar sedang menunggu sinyal apakah the Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan awal, atau masih sama dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya.

Sejauh ini pelaku pasar cukup optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi AS sudah membaik sehingga the Fed akan menaikkan suku bunga. Optimisme tersebut mendorong penguatan dolar AS sehingga menekan harga emas. Alasannya, kenaikan dolar AS membuat harga emas lebih mahal bagi mereka yang bertransaksi dengan menggunakan mata uang lain.

Selain itu, pendorong kenaikan dolar AS juga karena kebijakan dari Eropa. Gubernur Bank Sentral eropa Mario Draghi memberikan sinyal belum akan melakukan pengetatan kebijakan moneter atau bahwa Eropa masih membutuhkan stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.


"Dampak komentar Draghi tersebut membuat mata uang euro melemah dan mengangkat dolar AS," jelas analis Julius Baer, ​​Carsten Menke.

"Sedangkan dari AS, Fed melihat inflasi sesuai dengan target sehingga cukup jelas Fed akan menaikkan suku bunga," tambahnya.

Sebelumnya harga emas sempat terdogkrak hingga melampaui level US$ 1.300 per ounce ketika ketegangan antara AS dengan Korea Utara meningkat. Rencana peluncuran rudal ke Guam oleh Korea Utara ditanggapi dengan aksi latihan militer AS.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Selasa, 22 Agustus 2017

Harga Emas Dunia Naik Terpicu Ketegangan Geopolitik di Korut | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit - Harga emas dunia naik terpicu ketegangan geopolitik di Korea Utara yang mendorong kenaikan permintaan safe haven. Sementara keraguan tentang kemampuan Presiden Donald Trump untuk mengajukan kebijakan pro-bisnis mendorong imbal hasil obligasi dan Dolar lebih rendah.

Melansir laman Reuters, harga emas di pasar Spot naik 0,6 persen menjadi US$ 1.292,18 per ounce. Sementara harga kontrak emas AS untuk pengiriman Desember berakhir naik 0,4 persen menjadi US$ 1.296,70 per ounce.

Harga emas naik karena investor bersiap merespon simulasi latihan militer Korea Utara menanggapi latihan militer antara Korea Selatan dan Amerika pada Senin yang berlanjut sampai 31 Agustus.


"Harga emas didukung permainan perang dan ketidakpastian di Washington," kata Analis Saxo Bank Ole Hansen.

Sam Laughlin, pedagang di MKS PAMP, mengatakan harga emas bisa mencoba
menguat di atas US$ 1.300, meski masih ada pergerakan korektif berkisar US$ 1.280 sampai US$ 1.285 yang berpotensi meluas ke posisi US$ 1.265.

Investor saat ini juga mengamati pertemuan tahunan para bankir di Jackson Hole, Wyoming pada minggu ini. Pada pertemuan ini, Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi dan Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen akan bertemu untuk berbicara pada Jumat.


Pejabat Fed mengindikasikan bahwa mereka berniat untuk meningkatkan kembali tarif suku bunga pada tahun ini. Sementara Draghi diyakini tidak akan mengirimkan pesan kebijakan baru.

Harga emas memang sensitif terhadap kenaikan suku bunga karena harus bersaing dengan imbal hasil obligasi.

Adapun harga Paladium 1,2 persen lebih tinggi menjadi US$ 934,22 per ounce, setelah mencapai posisi tertinggi sejak Februari 2001 sebesar US$ 938.50. Harga Perak naik 0,6 persen menjadi US$ 17,02 per ounce, sementara Platinum 0,4 persen lebih tinggi ke posisi US$ 978,49.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Senin, 21 Agustus 2017

Harga Emas Melemah Usai Menyentuh Level Tertinggi | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga emas melemah usai menyentuh level tertinggi pada perdagangan Jumat. penekan harga emas adalah adanya ketidakpastian politik di Amerika Serikat (AS).

Mengutip Reuters, Sabtu (19/8/2017), harga emas sempat menyentuh level tertinggi sejak 9 November lalu di US$ 1.300,80 per ounce. Namun sayangnya harus kembali tertekan dan merosot ke US$ 1.287,95 per ounce.


Penekan harga emas adalah gocangan yang terjadi di Gedung Putih usai Kepala Strategi Donald Trump, Steve Bannon hengkang pada Jumat 18 Agustus 2017.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengonfirmasi hal tersebut, namun tak dijelaskan apakah Bannon mengundurkan diri atau dipecat.

"Kepala Staf Gedung Putih John Kelly dan Steve Bannon telah menyepakati bahwa ini adalah hari terakhir bagi Steve. Kami sangat berterima kasih atas pengabdiannya dan mendoakan yang terbaik," kata Sanders.

"Pengusiran Steve Bannon menjadi sandungan bagi harga emas sehingga tak bisa melanjutkan penguatan," jelas analis logam mulia BMO Capital Markets, New York, AS, Tai Wong.


Pelaku pasar tidak begitu yakin dengan kemampuan dari Presiden Donald Trump dalam memimpin dan menjalankan kebijakan ekonomi.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Jumat, 18 Agustus 2017

Harga Emas Kembali Naik | PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Harga emas kembali naik pada penutupan perdagangan Kamis, menyusul pelemahan ekuitas di pasar Amerika Serikat yang mendorong investor membeli logam kuning ini sebagai investasi. Sehingga permintaan melonjak.

Hal ini juga dipicu oleh catatan laporan yang dikeluarkan The Federal Reserve bukan lalu yang menitikberatkan pada inflasi yang rendah.

Melansir Marketwatch, Jumat (18/8/2017), di bursa Comex, emas untuk pengiriman Desember naik US$ 9,50 atau 0,7 persen untuk menetap di level US$ 1.292,4 per ounce setelah menyentuh level lebih tinggi US$ 1.296 per ounce.


"Jika emas menembus US$ 1.300 per ounce, dia mengharapkan pergerakan untuk menguji level tinggi yang pernah dialami pada 2011 di level US$ 1.900 per ounce, ujar Jeb Handwerger, editor GoldStockTraes.com

Sementara Colin Siezynski, kepala pasar strategis di CMC mengatakan, penyerangan yang terjadi di Barcelona Kamis kemarin bisa memberikan pengaruh pada emas namun tidak terlalu besar.


"Serangan seperti ini tragis dan punya pengaruh signifikan pada politik dan budaya, sementara untuk ekonomi pengaruhnya tak berlangsung lama," tuturnya.

Analis di Commerzbank mengatakan, perdagangan sehari sebelumnya, harga emas juga naik dipicu oleh langkah Dnald Trump membubarkan dua dewan penasihat Gedung Putih yang berimbas pada melemahnya dolar. Pelemahan dolar diketahui mengangkat harga emas.

Sumber
liputan6.com
                                                                   
bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...