<<<< SELAMAT DATANG DI BLOG PT.BESTPROFIT FUTURES CABANG BANDUNG >>>>

Senin, 25 Februari 2019

Harga Emas Menguat Seiring Dolar AS Melemah


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Harga emas menguat menyambut akhir pekan ini seiring dolar Amerika Serikat (AS) melemah.

Harga emas untuk pengiriman April di divisi Comex naik USD 5 atau 0,4 persen ke posisi USD 1.332,80 per ounce. Sementara itu, harga perak untuk pengiriman Maret menguat 11,3 sen atau 0,7 persen ke posisi USD 15.914 per ounce. Selama sepekan, harga emas naik 0,8 persen. Pada Kamis pekan lalu, harga emas merosot 1,5 persen, dan turun dari posisi tertinggi dalam 10 bulan.

Hal ini lantaran analis menilai bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve masih mempertimbangkan menaikkan suku bunga atau pernyataan kurang dovish pada hasil pertemuan Januari 2019. Analis menilai, pelaku pasar memanfaatkan risalah rapat the Fed sebagai kesempatan untuk jual usai harga emas menguat beberapa waktu ini. Bestprofit

"Ini kelihatan investor keuangan mengambil untung sebagai bukti dana keluar atau aksi jual 3,7 ton dari emas ETF. Aksi jual pada Februari ini sekitar 24 ton. Secara teknikal, emas sudah jenuh beli sehingga penting untuk alami koreksi," tulis Analis Commerzbank dalam sebuah catatan, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Sabtu (23/2/2019).

Sementara itu, Chief Market Strategist SIA Wealth Management, Colin Cieszynski menuturkan, harga emas melemah seiring permintaah meningkat dalam beberapa tahun ini. "Ini masuk ke posisi tertinggi dekati USD 1.350, dan merupakan suatu hal normal bila koreksi,” ujar dia. PT Bestprofit

Cieszynski menuturkan, pergerakan harga emas dipengaruhi ada optimisme negosiasi perdagangan antara AS-China. Presiden AS Donald Trump diharapkan bertemu dengan Wakil PM China Liu He pada Jumat.

China menjadi salah satu aktif pembeli barang komoditas termasuk emas. Adanya perang dagang antara AS dan China menunjukkan sentimen itu beban ekonomi China yang melemah. “Harga emas tampaknya sensitif dengan perkembangan negosiasi perdagangan AS-China,” tutur Naeem, Aslam, Chief Market Analyst ThinkMarkets FX. PT Best Profit

Selain itu, dolar AS melemah juga membantu kenaikan harga emas. Dengan dolar AS melemah membuat emas lebih menarik. Indeks dolar AS turun 0,2 persen ke posisi 96,44. “Harga emas juga naik seiring dolar AS cenderung mendatar. Ini menunjukkan pemulihan harga komoditas termasuk energo, logam dan lainnya,” tulis Ciezynski.

Harga logam lainnya, harga tembaga naik 5,45 sen atau dua persen ke posisi USD 2.9515 per pound. Harga palladium menanjak USD 17,10 atau 1,2 persen ke posisi USD 1.462.20 per ounce, selama sepekan naik 3,9 persen. Harga platinum menguat USD 19,60 atau 2,4 persen ke posisi USD 845,90 per ounce.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Jumat, 22 Februari 2019

Harga Emas Tergelincir dari Posisi Puncaknya


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga emas tergelincir dari posisi puncaknya dalam 10 bulan. Demikian pula harga paladium keluar dari rekornya.

Melansir laman Reuters, Jumat (22/2/2019), harga emas tergelincir dari level tertinggi dalam 10 bulan di sesi sebelumnya. Ini setelah risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve membuka peluang kenaikan suku bunga pada tahun ini. Sementara paladium jatuh dari posisi puncaknya sepanjang masa.

Harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi USD 1.335,60 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 19 April di sesi sebelumnya USD 1.346,73. Adapun harga emas berjangka AS turun 0,7 persen menjadi USD 1.338,20 per ounce.

"Risalah The Fed telah membuat sebagian dovishness keluar dari pasar dan (itu) menyebabkan sedikit pelunakan emas," kata Analis Capital Economics, Ross Strachan. Best Profit

Dalam risalah pertemuan terbarunya, The Fed mengatakan ekonomi AS dan pasar tenaga kerja menguat, mendorong beberapa harapan setidaknya satu kenaikan suku bunga lagi tahun ini. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani emas yang tidak memberi imbal hasil.

Di sisi lain, Dolar AS kembali menguat terhadap mata uang utama lainnya, dan mengurangi daya tarik emas.

Morgan Stanley mengatakan dalam sebuah catatan, emas akan membutuhkan lebih dari sekedar dolar yang lebih lemah dan sikap dovish dari The Fed untuk mendorong harganya naik. Bahkan perbankan telah menutup posisi dalam logam. Bestprofit

Investor juga terus mengawasi perundingan yang bertujuan mengakhiri sengketa perdagangan antara China dan Amerika Serikat.

Harga emas telah naik 4 persen tahun ini dipicu ekspektasi jika Bank Sentral AS akan menghentikan siklus kenaikan suku bunganya, dan pada harapan untuk kesepakatan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Sementara itu, harga paladium turun 0,8 persen menjadi USD 1.476,13 per ons setelah logam ini sempat melampaui level USD 1.500 pada hari Rabu. PT Best Profit

"Palladium menyentuh USD 1.500 dan itu telah menarik beberapa aksi ambil untung dalam jangka pendek, tetapi keseluruhan prospek fundamental tetap sama," kata analis Saxo Bank, Ole Hansen.

Di antara logam mulia lainnya, harga platinum turun 0,5 persen menjadi USD 818,50, sementara perak turun 0,6 persen menjadi USD 15,93.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Kamis, 21 Februari 2019

Harga Emas Melonjak ke Posisi Tertinggi 1o Bulan


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit - Harga emas melonjak ke posisi tertinggi dalam 10 bulan dengan sentimen pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China mendukung permintaan logam mulia. Selain itu, ada harapan negosiasi tersebut mendukung kemungkinan permintaan tinggi terhadap emas dari China.

Di perdagangan elektronik, mengikuti rilis rapat the Federal Reserve atau bank sentral AS pada Januari, harga emas bergerak lebih rendah ke posisi USD 1.342,50 per ounce.

Hasil rapat the Federal Reserve menunjukkan akan ada kenaikan suku bunga lebih banyak jika inflasi di atas target. Sementara lainnya menunjukkan kalau kenaikan suku bunga dibutuhkan jika ekonomi berkembang sesuai yang diharapkan. The Federal Reserve atau bank sentral AS mengejutkan pasar pada akhir bulan lalu ketika tiba-tiba menunda kenaikan suku bunga di masa mendatang.

Jelang berita the Federal Reserve, harga emas untuk pengiriman April di divisi Comex naik USD 3,1 atau 0,2 persen menjadi USD 1.347,90 per ounce setelah sentuh level tertinggi USD 1.349,80. Harga perak untuk pengiriman Maret bertambah 21 sen atau 1,3 persen ke posisi USD 16.177 per ounce. Best Profit

"Ada banyak alasan bagus untuk perbaikan harga baru-baru ini dalam emas, di antaranya dolar AS melemah," ujar Direktur Pelaksana RBC Wealth Management, George Gero, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (21/2/2019).

Ia menuturkan, kekhawatiran perlambatan global, brexit dan politik AS adalah semua alasan tambahan bagi investor untuk mencari tempat berlindung lain seperti emas.

Adapun pembicaraan perdagangan AS-China yang dilanjutkan di Washington pada pekan ini usai diskusi tingkat tinggi pada pekan lalu di Beijing. Kesepakatan perdagangan akan positif untuk prospek pasar negara berkembang terutama untuk keuntungan emas. Bestprofit
  
"Sementara terutama dilihat sebagai safe haven, emas sangat terpapar ke pasar negara berkembang, yang merupakan lebih dari setengah permintaan globalnya," ujar Carsten Menke, Analis Julius Baer.

Ia menuturkan, latar belakang ekonomi yang membaik di pasar negara berkembang dan penguatan mata uang lokal serta dolar AS menjadi pertanda baik untuk permintaan emas. Hal ini terutama berlaku untuk China. Permintaan emas selama beberapa tahun terakhir makin lemah karena konsumen semakin khawatir tentang prospek ekonomi.

Dalam catatan Morgan Stanley juga menyebutkan untuk pegang emas dalam jangka panjang. Sejumlah faktor pengaruhi antara lain the Federal Reserve. Saat ini ada harapan the Federal Reserve selesai menaikkan suku bunga. PT Best Profit

Adapun harga logam lainnya yaitu, harga palladium untuk pengiriman Maret ke posisi USD 1.462,10 per ounce. Harga platinum naik USD 13,20 atau 1,6 persen menjadi USD 834,20 per ounce. Harga tembaga naik 4,55 sen atau 1,6 persen menjadi USD 2,92 per pound.

"Harga tembaga telah bertahan karena optimism pembicaraan perang dagang akan berhasil. Hasil positif dipandang sebagai positif untuk perdagangan global," ujar Scott Gecas, Chief Market Strategist Walsh Trading.

Namun, prospek global untuk pertumbuhan mengisyaratkan perlambatan. Pergerakan logam, menurut Gecas akan tergantung dari data ekonomi.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Rabu, 20 Februari 2019

Harga Emas Naik ke Level Tertinggi


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Harga emas naik ke level tertinggi dalam 10 bulan pada perdagangan Selasa karena kekhawatiran perlambatan ekonomi dunia. Kekhawatiran tersebut membuat investor memburu aset-aset safe haven seperti emas.

Selain itu, kenaikan harga emas juga didukung oleh pelemahan dolar AS akibat pelaku pasar sedikit sanksi dengan proses pembicaraan perang dagang antara AS dengan China.

Mengutip CNBC, Rabu (20/2/2019), harga emas di pasar spot naik 0,86 persen menjadi USD 1.337,51 per ounce, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 20 April di USD 1.341,18 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka AS naik USD 22,70 menjadi USD 1.344,80 per ounce. "Kami mendapatkan lebih banyak bukti perlambatan pertumbuhan ekonomi global," kata analis SP Angel Sergey Raevskiy. Bestprofit

"Ada beberapa komentar dovish dari Bank Sentral Jepang dan Bank Sentral Eropa." tambah dia.

Sinyal dovish dari Bank Sentral Jepang dan Bank Sentral Eropa tersebut menambah kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global dan mengikuti lemah data ekonomi dari Amerika Serikat dan China.

Saat ini, investor tengah menunggu risalah pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS untuk panduan lebih lanjut mengenai rencana kenaikan suku bunga tahun ini. Kenaikan suku bunga atau suku bunga yang tinggi cenderung membebani harga emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas naik ke level terkuat sejak April 2018 pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) ditopang pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). PT Bestprofit

Dilansir dari Reuters, Selasa (19/2/2019), harga emas spot naik 0,4 persen menjadi USD 1.326,15 per ounce, setelah sebelumnya mencapai USD 1.327,64, tertinggi sejak 25 April. Harga emas berjangka AS naik 0,6 persen menjadi USD 1.329,7 p er ounce.

Membantu kenaikan emas batangan, dolar AS mundur dari level tertinggi dua bulan pada minggu lalu seirinngnya meningkatnya optimisme untuk kesepakatan perdagangan AS-China.

Resolusi perdagangan kemungkinan akan meningkatkan nilai yuan dan pada gilirannya, permintaan dari China, analis Forex.com Fawad Razaqzada mengatakan. "Tercapainya kesepakatan AS dan China akan menekan dolar karena pemerintah AS akan memutuskan untuk menurunkan tarif impor, yang akan menurunkan harga impor, menyebabkan inflasi turun dan mengurangi kebutuhan Federal Reserve AS untuk meningkatkan suku bunga." PT Best Profit

Investor akan menunggu risalah pertemuan kebijakan Januari The Fed pada hari Rabu untuk kejelasan lebih lanjut tentang kenaikan suku bunga tahun ini. Tingkat yang lebih tinggi cenderung membebani harga emas. Di antara logam mulia lainnya, platinum tidak berubah di level USD 802 per ounce, sementara perak naik 0,2 persen menjadi USD 15,8 per ounce.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Selasa, 19 Februari 2019

Harga Emas Naik ke Level Terkuat


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga emas naik ke level terkuat sejak April 2018 pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) ditopang pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Reuters, Selasa (19/2/2019), harga emas spot naik 0,4 persen menjadi USD 1.326,15 per ounce, setelah sebelumnya mencapai USD 1.327,64, tertinggi sejak 25 April. Harga emas berjangka AS naik 0,6 persen menjadi USD 1.329,7 p er ounce.

Membantu kenaikan emas batangan, dolar AS mundur dari level tertinggi dua bulan pada minggu lalu seirinngnya meningkatnya optimisme untuk kesepakatan perdagangan AS-China. Resolusi perdagangan kemungkinan akan meningkatkan nilai yuan dan pada gilirannya, permintaan dari China, analis Forex.com Fawad Razaqzada mengatakan. Best Profit

"Tercapainya kesepakatan AS dan China akan menekan dolar karena pemerintah AS akan memutuskan untuk menurunkan tarif impor, yang akan menurunkan harga impor, menyebabkan inflasi turun dan mengurangi kebutuhan Federal Reserve AS untuk meningkatkan suku bunga."

Investor akan menunggu risalah pertemuan kebijakan Januari The Fed pada hari Rabu untuk kejelasan lebih lanjut tentang kenaikan suku bunga tahun ini. Tingkat yang lebih tinggi cenderung membebani harga emas. Di antara logam mulia lainnya, platinum tidak berubah di level USD 802 per ounce, sementara perak naik 0,2 persen menjadi USD 15,8 per ounce. Bestprofit

Palladium cetak rekor
Harga Palladium melonjak ke rekor tertinggi karena defisit pasokan yang berkelanjutan. Harga paladium spot, yang diperdagangkan setinggi USD 1.458 per ounce, naik 1,8 persen menjadi USD 1.457 per ounce.

Defisit di pasar paladium akan melebar secara dramatis tahun ini karena standar emisi yang lebih ketat meningkatkan permintaan, kata pabrikan autokatalis Johnson Matthey dalam sebuah laporan pekan lalu. PT Best Profit

"Pasar pada dasarnya kuat," kata analis Julius Baer, ​​Carsten Menke. "Defisit yang sedang berlangsung dan produsen autokatalis mengatakan mereka tidak melihat substitusi berbasis luas dari paladium menjadi platinum benar-benar memperkuat sentimen positif yang berlaku."

Kedua logam tersebut terutama digunakan oleh pembuat mobil dalam catalytic converter, tetapi platinum lebih banyak digunakan pada kendaraan diesel, yang tidak disukai sejak skandal kecurangan emisi Volkswagen pecah pada 2015.

Tidak seperti platinum, paladium telah diuntungkan dari beralih dari mesin diesel dan harapan untuk pertumbuhan kendaraan listrik hibrida, yang cenderung sebagian bertenaga bensin.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Senin, 18 Februari 2019

Harga Emas Melonjak ke Posisi Tertinggi


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit - Harga emas melonjak ke posisi tertinggi dalam dua pekan pada perdagangan Jumat. Pendorong kenaikan harga emas adaah pelemahan data ekonomi AS yang mendorong ekspektasi pengetatan moneter Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed).

Mengutip CNBC, Sabtu (16/2/2019), harga emas di pasar spot naik 0,63 persen menjadi USD 1.320,81 per ounce, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sejak 1 Februari di USD 1.319,81 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS menjadi USD 8,20 lebih tinggi ke level USD 1.322,10 per ounce. 

Pada pekan ini, harga emas mengalami kenaikan tetapi sangat tipis karena adanya penguatan di pasar saham. Investor memilih untuk mengalokasikan asetnya di pasar saham. 

"Harga emas tak mampu mengikuti komoditas lain seperti minyak yang mengalami kenaikan tingg pada pekan ini," jelas Tai Wong, head of base and precious metals derivatives trading BMO. "Pasar saham terus bearish pada posisi terendah dan bullish di level tertinggi dengan jeda yang sebenarnya jarang terjadi," lanjut dia. PT Bestprofit

Data AS yang mengecewakan mengikuti serentetan laporan ekonomi yang lemah dari China dan Eropa. Hal tersebut membantu harga emas untuk tak mengalami tekanan di tengah kenaikan nilai tukar dolar AS.

Pada perdagangan sebeumnya, harga emas menguat pada hari ini dipicu melemahnya Dolar Amerika Serikat (AS) seiring pelemahan data ekonomi Amerika Serikat (AS). Hal ini juga didukung harapan Federal Reserve akan tetap pada sikap dovish terkait kebijakan moneternya.

Melansir laman Reuters, Jumat (15/2/2019), harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD 1.312,17 per ons. Sementara harga emas berjangka AS turun 0,1 persen ke posisi USD 1.313,9 per ons. Best Profit

Indeks dolar jatuh ke level terendah sesi, terbebani serangkaian data AS yang mengecewakan. Tercatat penjualan ritel mengalami penurunan terbesar dalam sembilan tahun pada bulan Desember dan klaim pengangguran mingguan mencatat kenaikan.

Dolar tergelincir setelah data, yang menambah kekhawatiran perlambatan ekonomi, membantu emas batangan melepaskan hambatan terbatas dari awal sesi dan menjadi positif.

Data sedikit lebih lemah. "Banyak orang berpikir bahwa The Fed memberi lebih banyak amunisi untuk tidak menaikkan suku bunga sehingga bullish untuk emas," kata Michael Matousek, Kepala Pedagang Global Investors AS. "Kami melihat banyak pedagang masuk pada level ini untuk mengantisipasi kenaikan harga selanjutnya," tambah dia PT Best Profit

Harga emas telah meningkat lebih dari 12 persen sejak menyentuh posisi terendah lebih dari 1-1/2 tahun pada pertengahan Agustus. Sebagian besar disebabkan ekspektasi kenaikan suku bunga. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang emas tanpa bunga dan membebani dolar.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Jumat, 15 Februari 2019

Harga Emas Terpantai Bervariasi


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Wall street bervariasi dengan indeks S&P 500 dan Dow tergelincir sementara Nasdaq membukukan kenaikan tipis. Investor berjuang untuk memperbaiki data penjualan ritel yang suram dengan harapan bahwa pembicaraan tingkat tinggi di Beijing dapat menyelesaikan sengketa perdagangan AS dan China yang sedang berlangsung.

Laju ketiga indeks saham utama AS ditahan oleh saham finansial yang sensitif terhadap suku bunga karena imbal hasil keuangan AS turun, dipicu data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.

Melansir laman Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 103,88 poin, atau 0,41 persen, menjadi 25.439,39. Adapun S&P 500 kehilangan 7,3 poin, atau 0,27 persen, menjadi 2.745,73 dan Nasdaq Composite menambahkan 6,58 poin, atau 0,09 persen, menjadi 7.426,96. Bestprofit

Dari 11 sektor utama dalam S&P 500, 6 ditutup pada wilayah negatif, dengan kebutuhan pokok dan finansial menunjukkan persentase penurunan terbesar.

Pasar antara lain dipengaruhi pembicaraan yang bertujuan meredakan perselisihan tarif yang sedang berlangsung antara dua ekonomi terbesar dunia, bergerak ke tingkat yang lebih tinggi. AS-China saat ini sedang bernegosiasi di Beijing menjelang tenggat waktu 1 Maret. PT Bestprofit

Tetapi optimisme perdagangan dilemahkan  laporan dari Departemen Perdagangan AS yang menunjukkan penjualan ritel pada bulan Desember mengalami penurunan terbesar dalam lebih dari sembilan tahun, memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi.

"Pasar telah memanjat tembok kekhawatiran ini sejak Natal. Beberapa kekhawatiran itu mungkin berubah menjadi kenyataan, dan itulah yang menahan investor," kata Tim Ghriskey, Kepala Strategi Investasi Inverness Counsel di New York. PT Best Profit

Adapun saham yang menunjukkan penurunan antara lain milik American International Group Inc yang melemah 9,0 persen. Ini menandai hari terburuk perusahaan itu dalam empat tahun setelah perusahaan asuransi global itu membukukan kerugian kuartalan.

Saham Coca-Cola Co turun 8,4 persen dan memberikan hambatan terbesar pada Dow setelah perkiraan laba setahun perusahaan turun jauh di bawah ekspektasi Wall Street. Saham Amazon.com turun 1,1 persen. Volume perdagangan kali ini mencapai 7,18 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 7,43 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Kamis, 14 Februari 2019

Harga Emas Naik Untuk Sesi Kedua Berturut- Turut


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga emas naik untuk sesi kedua berturut-turut. Akan tetapi, kenaikan menjadi terbatas seiring pelaku pasar juga mencermati pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS).

Selain itu, perkembangan terbaru negosiasi perdagangan AS-China. Investor juga fokus melihat upaya pemerintah AS untuk menghindari sebagian penutupan pemerintahan AS.

"Hal berisiko yang melanda pasar global dan dolar AS yang stabil adalah berita buruk bagi emas yang cenderung bersinar di tengah ketidakpastian," ujar Analis FXTM, Lukman Otunuga, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (14/2/2019).

Ia menambahkan, pergerakan harga emas tidak perlu dikhawatirkan karena jangka panjang mengingat kondisi pasar yang tidak menguntungkan. Selain itu, risiko geopolitik yang juga masih membayangi.

"Dengan kekhawatiran melambatnya pertumbuhan global di benak banyak investor, drama Brexit, kekhawatiran perlambatan China dan banyak sentimen lainnya, emas naik dengan aman," ia menambahkan. Best Profit

Harga emas untuk pengiriman April naik tipis USD 1,1 atau kurang dari 0,1 persen menjadi USD 1.315,10 per ounce. Harga emas untuk kontrak paling aktif diperdagangkan mencapai USD 1.321,70.

Indeks dolar AS naik terhadap enam mata uang utama lainnya. Harga emas naik 0,3 persen menjadi 97,03. Harga emas telah naik hampir tiga persen sejak akhir tahun lalu. Ini berdasarkan kontrak paling aktif seiring negosiasi perdagangan yang tidak mudah.

Selain itu juga dipengaruhi sentimen pertumbuhan ekonomi global yang melambat, dan kenaikan suku bunga bank sentral AS atau the Federal Reserve. Investor pun mencari aset alokasi investasi yang aman.

Di sisi lain, sinyal inflasi yang moderat dan masalah global pun mempengaruhi perubahan the Federal Reserve terkait kebijakan moneternya. Presiden the Federal Reserve Philadelphia Patrick Harker menuturkan, prospek ekonomi menunjukkan bank sentral dapat terus menaikkan suku bunga lebih tinggi pada 2019. Bestprofit

Hal ini juga seiring prediksi Presiden the Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic. The Federal Reserve hanya akan menaikkan suku bunga sekali pada 2019. Data ekonomi inflasi juga menjadi pertimbangan the Federal Reserve menaikkan suku bunga. Pada Rabu pekan ini, indeks harga konsumen cenderung mendatar.

"Data ekonomi yang lebih rendah dari perkiraan akan membantu the Federal Reserve menunda pengetatan lebih lanjut dalam waktu dekat," ujar Wakil Presiden Direktur GoldMining Inc, Jeff Wright.

Ia juga prediksi, harga emas dapat diperdagangkan ke posisi USD 1.325. Adapun pergerakan harga logam lainnya antara lain harga perak turun 0,2 persen menjadi USD 15.652 per ounce. Harga tembaga untuk pengiriman Maret naik tipis menjadi USD 2.773 per pound.

Harga platinum untuk pengiriman April naik 0,3 persen menjadi USD 791,80 per ounce. Harga palladium untuk pengiriman Maret turun 0,2 persen menjadi USD 1.372,60 per ounce.. PT Best Profit

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Rabu, 13 Februari 2019

Harga Emas Sedikit Berubah Selasa Kemarin


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit - Harga emas sedikit berubah pada perdagangan Selasa didukung oleh pelemahan nilai tukar dolar Amerika serikat (AS), di tengah optimisme pengelesaikan perang dagang antara AS dengan China.

Mengutip CNBC, Rabu (13/2/2019), harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD 1.310,85 per ons, setelah mengalami penurunan 0,4 persen di sesi sebelumnya. Sedangkan untuk harga emas berjangka AS naik USD 2,10 menjadi USD 1.314 per ounce.

"Perdagangan emas sepertinya agak sepi pada pekan ini karena investor lebih memilih untuk mendengar berita baik mengenai perundingan perdang dagang AS-China," jelas analis senior RJO Futures, Bob Haberkorn.

"Jika ada terobosan dalam pembicaraan perdagangan, pelaku pasar pasti akan melakukan aksi jual. Namun pelaku pasar tetap ingin memiliki emas saat ini karena pernyataan Federal Reserve AS yang dovish." tambah dia.

The dollar index yang adalah indeks yang menghitung nilai tukar dolar AS terhadap 6 uang utama dunia lainnya turun pada perdagangan Selasa. Sebelumnya, dolar AS terus berjaya karena investor melihat dolar AS merupakan instrumen yang tepat sebagai lindung nilai di saat terjadi perang dagang. PT Bestprofit

Dari sisi teknis, harga emas akan mengarah kepada tekanan lanjutan tetapi tetap akan bisa melampaui level USD 1.326 per ounce.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas turun pada hari Senin (Selasa pagi WIB) karena investor lebih menyukai keamanan dolar dalam menghadapi kekhawatiran yang meningkat karena perang dagang Amerika Serikat (AS)-China dapat memperlambat pertumbuhan global.

Dilansir dari Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.308,18 per ounce. Harga emas berjangka AS turun 0,5 persen menjadi USD 1.311,9 per ounce. "Faktor besar di sini adalah penguatan dolar AS, yang didukung oleh sengketa perdagangan," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas TD Securities di Toronto.

"Belum tercapainya kesepakatan antara AS dan China melemahkan mata uang pasar berkembang global dan itu berarti, secara relatif, dolar AS lebih baik, yang negatif untuk emas," katanya.  Pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing dijadwalkan untuk dilanjutkan pekan ini dengan delegasi pejabat AS yang melakukan perjalanan ke China untuk putaran negosiasi berikutnya. Best Profit

Tetapi Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengatakan dia tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping sebelum batas waktu 1 Maret, mengurangi harapan bahwa pakta perdagangan mungkin dapat dicapai dengan cepat.

Indeks dolar berada pada level tertinggi dalam hampir delapan minggu, yang dapat mengurangi permintaan untuk logam di antara pemegang mata uang lainnya. "Keuntungan di AS dan pasar saham dunia juga merupakan elemen bearish untuk logam safe-haven," Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, menulis dalam sebuah catatan kepada klien.

Emas bisa rentan terhadap koreksi lebih banyak jika dolar menguat lebih lanjut, kata para analis.

"Dengan angka ketenagakerjaan AS masih cukup kuat dan orang-orang bergerak ke dolar untuk tujuan safe-haven, benar-benar tidak ada alasan mengapa emas harus lepas landas jauh lebih tinggi," kata Bart Melek dari TD Securities. 

Tetapi harga emas bertahan di atas level kunci USD 1.300 per ounce, didukung oleh ketidakpastian seputar kebijakan moneter Federal Reserve AS dan kemungkinan kembali ditutupnya pemerintah AS, kata para analis. PT Best Profit

Harga emas harus tetap berkisar sampai ada kejelasan di bagian depan perdagangan dan penutupan pemerintah, analis Oanda Edward Moya mengatakan dalam sebuah catatan penelitian.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Selasa, 12 Februari 2019

Harga Emas Turun Senin Kemarin


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Harga emas turun pada hari Senin (Selasa pagi WIB) karena investor lebih menyukai keamanan dolar dalam menghadapi kekhawatiran yang meningkat karena perang dagang Amerika Serikat (AS)-China dapat memperlambat pertumbuhan global.

Dilansir dari Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.308,18 per ounce. Harga emas berjangka AS turun 0,5 persen menjadi USD 1.311,9 per ounce. "Faktor besar di sini adalah penguatan dolar AS, yang didukung oleh sengketa perdagangan," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas TD Securities di Toronto.

"Belum tercapainya kesepakatan antara AS dan China melemahkan mata uang pasar berkembang global dan itu berarti, secara relatif, dolar AS lebih baik, yang negatif untuk emas," katanya.

Pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing dijadwalkan untuk dilanjutkan pekan ini dengan delegasi pejabat AS yang melakukan perjalanan ke China untuk putaran negosiasi berikutnya. Bestprofit

Tetapi Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengatakan dia tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping sebelum batas waktu 1 Maret, mengurangi harapan bahwa pakta perdagangan mungkin dapat dicapai dengan cepat.

Indeks dolar berada pada level tertinggi dalam hampir delapan minggu, yang dapat mengurangi permintaan untuk logam di antara pemegang mata uang lainnya.

"Keuntungan di AS dan pasar saham dunia juga merupakan elemen bearish untuk logam safe-haven," Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, menulis dalam sebuah catatan kepada klien. Emas bisa rentan terhadap koreksi lebih banyak jika dolar menguat lebih lanjut, kata para analis.   PT Bestprofit

"Dengan angka ketenagakerjaan AS masih cukup kuat dan orang-orang bergerak ke dolar untuk tujuan safe-haven, benar-benar tidak ada alasan mengapa emas harus lepas landas jauh lebih tinggi," kata Bart Melek dari TD Securities.

Tetapi harga emas bertahan di atas level kunci USD 1.300 per ounce, didukung oleh ketidakpastian seputar kebijakan moneter Federal Reserve AS dan kemungkinan kembali ditutupnya pemerintah AS, kata para analis.

Harga emas harus tetap berkisar sampai ada kejelasan di bagian depan perdagangan dan penutupan pemerintah, analis Oanda Edward Moya mengatakan dalam sebuah catatan penelitian. PT Best Profit

Sementara itu, platinum turun 1,8 persen menjadi USD 783,5 per ounce, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 2 Januari di USD 779,5. Palladium turun 1,4 persen menjadi USD 1.383 per ounce, sementara perak turun hampir 1 persen menjadi USD 15,67.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...