<<<< SELAMAT DATANG DI BLOG PT.BESTPROFIT FUTURES CABANG BANDUNG >>>>

Rabu, 13 Maret 2019

Harga Emas Naik Tipis


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga emas naik tipis pada perdagangan Selasa didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) setelah adanya terobosan nyata dalam negosiasi Brexit antara Uni eropa dengan Inggris. Namun, penguatan pasar saham membatasi gerak harga emas.

Mengutip CNBC, Rabu (13/3/2019), harga emas di pasar spor naik 0,36 persen menjadi USD 1.298,61 per ounce. Sedangkan untuk harga emas AS naik 0,6 persen menjadi USD 1.229,10 per ounce.

Analis Capital Economics Ross Strachan mengatakan, pelemahan dolar AS terjadi setelah adanya tanda-tanda kesepakatan pada pembicaraan Brexit. Hal tersebut memberikan dukungan jangka pendek kepada emas. Nilai tukar dolar AS jatuh dari posisi tertinggi dalam tiga bulan. Hal tersebut membuat emas batangan lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Best Profit

Namun sayangnya, kenaikan harga emas tak terlalu tinggi. Perubahan pada menit-menit terakhir terhadap pengaturan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa memicu kenaikan saham global sehingga mendorong investor mengalihkan dananya ke saham dari emas.

 Harga emas jatuh pada hari Senin (Selasa pagi WIB) tertekan penguatan pasar saham global dan penjualan ritel AS yang lebih kuat dari yang diperkirakan menghilangkan beberapa kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi.   Bestprofit

Dilansir dari Reuters, Jumat (12/3/2019), harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD 1.292,21 per ounce, sedangkan emas berjangka AS menetap 0,6 persen lebih rendah pada USD 1.291,1 per ounce. Harga spot terpukul USD 1.300,61 pada hari Jumat, tetapi dengan cepat turun kembali ke bawah ambang USD 1.300 per ounce.

"Penjualan ritel lebih baik, yang berarti ekonomi tidak tentu melambat secepat yang disarankan beberapa orang," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities. Penjualan ritel AS naik 0,2 pada Januari, mengejutkan para ekonom yang mengharapkannya tetap tidak berubah. Data bisa mendorong sikap yang kurang dovish dari AS. PT Best Profit

Ketua Bank Sentral AS atau the Fed Jerome Powell pada hari Minggu menekankan dia akan memantau dengan cermat bagaimana dampak perlambatan ekonomi global kondisi di Amerika Serikat untuk memutuskan masa depan lintasan suku bunganya. Suku bunga AS yang lebih tinggi mengurangi minat investor terhadap emas yang tidak menghasilkan.

Saham global meninggalkan minggu terburuk di tahun ini menyusul janji China untuk langkah-langkah stimulus lebih lanjut untuk menyembuhkan ekonomi mereka yang sakit.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Selasa, 12 Maret 2019

Harga Emas Jatuh Pada Senin Kemarin


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit - Harga emas jatuh pada hari Senin (Selasa pagi WIB) tertekan penguatan pasar saham global dan penjualan ritel AS yang lebih kuat dari yang diperkirakan menghilangkan beberapa kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi.  

Dilansir dari Reuters, Jumat (12/3/2019), harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD 1.292,21 per ounce, sedangkan emas berjangka AS menetap 0,6 persen lebih rendah pada USD 1.291,1 per ounce.

Harga spot terpukul USD 1.300,61 pada hari Jumat, tetapi dengan cepat turun kembali ke bawah ambang USD 1.300 per ounce.  "Penjualan ritel lebih baik, yang berarti ekonomi tidak tentu melambat secepat yang disarankan beberapa orang," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities. PT Bestprofit

Penjualan ritel AS naik 0,2 pada Januari, mengejutkan para ekonom yang mengharapkannya tetap tidak berubah. Data bisa mendorong sikap yang kurang dovish dari AS.

Ketua Bank Sentral AS atau the Fed Jerome Powell pada hari Minggu menekankan dia akan memantau dengan cermat bagaimana dampak perlambatan ekonomi global kondisi di Amerika Serikat untuk memutuskan masa depan lintasan suku bunganya. Suku bunga AS yang lebih tinggi mengurangi minat investor terhadap emas yang tidak menghasilkan. Best Profit

Saham global meninggalkan minggu terburuk di tahun ini menyusul janji China untuk langkah-langkah stimulus lebih lanjut untuk menyembuhkan ekonomi mereka yang sakit.

"Sebagian besar, investor masih paling tertarik pasar ekuitas dan tidak menemukan kebutuhan untuk produk safe-haven saat ini," kata Walter Pehowich, Wakil Eksekutif Presiden Layanan Investasi di Dillon Gage Metals, pada sebuah catatan. PT Best Profit

Spekulan memangkas posisi long net di emas COMEX dalam minggu hingga 5 Maret, karena harga emas turun dari 10 bulan tertinggi dan menembus di bawah level kunci USD 1.300 per ounce.    Namun, net buy naik dari rekor level terendah yang tersentuh pada bulan Oktober. Harga emas masih memiliki beberapa dorongan tersisa, dengan kekhawatiran atas keadaan ekonomi global bertahan, kata para analis.

Sementara, harga paladium naik 1,6 persen menjadi USD 1.538,01 per ounce, sementara harga perak turun 0,1 persen menjadi USD 15,29.  Harga platinum naik 0,2 persen menjadi USD 816,25 per ounce, setelah sebelumnya menyentuh USD 803,50 - terendah sejak 19 Februari.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Senin, 11 Maret 2019

Harga Emas Diprediksi Masih Terus Naik


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Performa harga emas yang naik pada minggu lalu diprediksi masih terus berlanjut di pekan ini. Seperti diketahui, minggu sebelumnya harga emas berhasil menyentuh level psikologis, yakni USD 1.300.

Dilansir dari FX Empire, harga emas diprediksi naik ke level USD 1.325 pada pekan ini. Membaiknya harga emas juga dipengaruhi oleh kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed. The Fed baru-baru ini mengumumkan kebijakan mereka yang wait-and-see. Inilah yang turut menjadi pendorong membaiknya harga emas pekan depan.

Dalam pidatonya di Universitas Stanford pada Jumat, 8 Maret 2019, Gubernur The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa Bank Sentral AS sedang berpegang pada kebijakan wait-and-see dalam perkara suku bunga. Menurutnya, tidak ada alasan urgent yang mengharuskan segera mengubah kebijakan. Bestprofit

"Komite telah mengadopsi pendekatan yang sabar serta wait-and-see," ujar Powell seperti dikutip Reuters. Lebih lanjut, FX Empire menjelaskan, apabila Bank Sentral AS justru memilih memangkas suku bunga, maka harga emas pun dapat semakin tinggi.

Skenario terburuk adalah emas turun ke level USD 1.275, karena berpotensi membuka jalan turun ke level USD 1.250. Namun, kemungkinan hal itu terjadi dipandang masih minim. PT Bestprofit

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antammelonjak Rp 4.500 menjadi Rp 660.000 per gram pada perdagangan Sabtu, 9 Maret 2019. Pada perdagangan kemarin, harga emas Antam di posisi Rp 655.500 per gram.

Demikian juga harga pembelian kembali emas Antam atau buyback emas Antam naik Rp 4.000 menjadi Rp 587 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 587 ribu per gram. 

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.03 WIB, sebagian besar emas Antam masih tersedia.  Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Untuk harga emas antam di gerai penjualan lain bisa berbeda. PT Best Profit

Sementara itu, untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 6.840.000. Untuk ukuran 20 gram di posisi Rp 13.130.000. Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Jumat, 08 Maret 2019

Harga Emas Beringsut Turun Dipicu Penguatan Dolar AS


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga emas dunia beringsut turun, dipicu penguatan Dolar Amerika Serikat (AS) terhadap Euro setelah Bank Sentral Eropa menunda kenaikan suku bunga, tetapi prospek ekonomi bank yang suram membatasi penurunan harga logam mulia.

Melansir laman Reuters, Jumat (8/3/2019), harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD 1.285,61 per ounce. Harga sempat mencapai USD 1.280,70 pada hari Selasa, terendah sejak 25 Januari. Adapun harga emas berjangka AS turun 0,1 persen menjadi USD 1.286,1 per ons.

ECB memangkas perkiraan pertumbuhan dan inflasi 2019 dan menurunkannya untuk tahun 2020 dan 2021. Bank Sentral mengakui jika perlambatan ekonomi Eropa lebih lama dan dalam dari perkiraan sebelumnya.

"Kabar baik bagi emas jika suku bunga secara global tidak bergerak jauh lebih tinggi," ujar Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities di Toronto, dengan mengacu pada pernyataan ECB. Dia mengatakan, pihaknya percaya jika Dolar AS yang saat ini dan secara historis menguat cenderung menekan harga emas. Tetapi pada level ini, emas masih akan di kisaran USD 1.275 dan  USD 1.285. Best Profit

Euro melemah terhadap dolar setelah pernyataan kebijakan moneter ECB, yang merupakan kejutan bagi banyak investor. Dolar, diukur terhadap sekeranjang mata uang, naik mendekati puncak tiga bulan.

Jerman, dengan ekonomi terbesar pada zona euro, mengalami stagnasi pada kuartal keempat dan Italia berada dalam resesi besar-besaran. Ini meningkatkan risiko perlambatan sementara akan menjadi penurunan yang lebih tahan lama karena kepercayaan bisnis diliputi oleh aliran berita negatif yang stabil.

Pengumuman ECB menambah kekhawatiran perlambatan global, membantu meningkatkan sentimen keseluruhan untuk bullion. Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian ekonomi atau politik. Bestprofit

Laporan payroll non-pertanian AS menjadi sinyal kuat tentang kekuatan ekonomi dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi kebijakan moneter Federal Reserve. Ini juga mendukung pembelian emas. China, konsumen logam terbesar di dunia, meningkatkan cadangan emasnya menjadi 60,260 juta ons troy baik di Februari dari 59,940 juta troy ons di akhir Januari.

Adapun harga Palladium turun 0,7 persen menjadi USD 1,527,02 per ounce dan perak turun 0,3 persen menjadi USD 15,03. Perak menyentuh titik terendah USD 14,96, terlemah sejak akhir Desember. Platinum turun 1,9 persen menjadi USD 811 per ons. Harga emas menguat sehingga menghentikan pelemahan beruntun dalam tujuh sesi yang merupakan penurunan terpanjang dalam dua tahun terakhir.

"Dengan optimisme mengenai kesepakatan perdagangan dan Brexit mereda, suasana berisiko berkurang dan telah memungkinkan sejumlah kecil dukungan untuk logam mulia," tulis Analis Zaner Precious Metals dalam sebuah catatan seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (7/3/2019). PT Best Profit

Harga emas untuk pengiriman April naik USD 2,9 atau 0,2 persen menjadi USD 1.287,60 per ounce. Harga emas ini meningkat dari sebelumnya susut 0,2 persen. Berdasarkan data FactSet, harga emas untuk kontrak paling aktif berada di posisi USD 1.284,70 yang merupakan posisi terendah sejak 24 Januari.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Rabu, 06 Maret 2019

Harga Emas Merosot Pada Selasa Pagi


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit - Harga emas merosot pada hari Senin (Selasa pagi WIB)  ke level terendah dalam lebih dari lima minggu karena dolar Amerika Serikat (AS) dan harga saham naik ditopang optimisme tentang kemungkinan kesepakatan perdagangan antara AS dan China, sementara platinum merosot 3 persen karena investor mengambil keuntungan dari reli baru-baru ini.

AS dan China, dua ekonomi terbesar dunia mendekati kesepakatan yang akan menurunkan tarif AS atas barang-barang China senilai setidaknya USD 200 miliar, kata sebuah sumber yang diberi penjelasan tentang perundingan, Minggu.

Dikutip dari Reuters, Selasa (5/3/2019), harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD 1.286,94 per ounce. Selama sesi, harga emas turun hingga USD 1.282,5 per ounce, terendah sejak 25 Januari. Harga emas berjangka AS jatuh untuk sesi keenam berturut-turut, turun 0,9 persen menjadi USD 1.287,5 per ounce.

"Ada sentimen risiko di pasar dengan pembicaraan positif AS-China, sehingga emas secara alami menarik kembali pada ekuitas yang kuat, dolar yang kuat dan berita geopolitik yang baik," kata Bob Haberkorn, Ahli Strategi Pasar Senior di RJO Futures. PT Bestprofit

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dapat mencapai kesepakatan perdagangan formal pada pertemuan puncak sekitar 27 Maret, Wall Street Journal melaporkan pada hari Minggu. Pasar global menyambut kesepakatan potensial, karena investor menuju ke aset berisiko, mengurangi permintaan untuk emas.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap mata uang lainnya naik ke level tertinggi 10 hari. Imbal hasil AS yang meningkat mendorong permintaan untuk mata uang tersebut.

"Tampaknya selera investor terhadap emas tiba-tiba lenyap," kata kepala analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa dalam sebuah catatan. "Dari sudut pandang teknis, penurunan harga emas di bawah USD 1.300 membuat ruang untuk penurunan lebih lanjut." Best Profit

Pada hari Jumat, kepemilikan SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar di dunia, turun 1,5 persen, persentase penurunan harian terbesar sejak Desember 2016.

Platinum merosot 2,5 persen menjadi USD 835,35 per ounce. Logam tetap naik lebih dari 5 persen untuk tahun ini. Palladium, yang mencapai puncak tertinggi sepanjang masa di level USD 1.565,09 pada bulan lalu, turun 1,2 persen menjadi USD 1.527,01.

Kedua logam melihat koreksi teknis, dengan paladium masih di wilayah overbought, kata para analis, menambahkan kenaikan dolar AS juga membebani. Bank of America Merrill Lynch menaikkan perkiraan paladium, memperkirakan akan mencapai level kunci USD 2.000 pada tahun ini dan harga platinum rata-rata USD 883 untuk periode yang sama. PT Best Profit

Sementara harga perak turun 0,8 persen menjadi USD 15,08 per ounce, setelah sebelumnya turun ke level terendah lebih dari dua bulan dari USD 15,02 per ounce.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Selasa, 05 Maret 2019

Harga Emas Merosot Pada HAri Senin


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Harga emas merosot pada hari Senin (Selasa pagi WIB)  ke level terendah dalam lebih dari lima minggu karena dolar Amerika Serikat (AS) dan harga saham naik ditopang optimisme tentang kemungkinan kesepakatan perdagangan antara AS dan China, sementara platinum merosot 3 persen karena investor mengambil keuntungan dari reli baru-baru ini.

AS dan China, dua ekonomi terbesar dunia mendekati kesepakatan yang akan menurunkan tarif AS atas barang-barang China senilai setidaknya USD 200 miliar, kata sebuah sumber yang diberi penjelasan tentang perundingan, Minggu.

Dikutip dari Reuters, Selasa (5/3/2019), harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD 1.286,94 per ounce. Selama sesi, harga emas turun hingga USD 1.282,5 per ounce, terendah sejak 25 Januari. Harga emas berjangka AS jatuh untuk sesi keenam berturut-turut, turun 0,9 persen menjadi USD 1.287,5 per ounce.

"Ada sentimen risiko di pasar dengan pembicaraan positif AS-China, sehingga emas secara alami menarik kembali pada ekuitas yang kuat, dolar yang kuat dan berita geopolitik yang baik," kata Bob Haberkorn, Ahli Strategi Pasar Senior di RJO Futures. Bestprofit

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dapat mencapai kesepakatan perdagangan formal pada pertemuan puncak sekitar 27 Maret, Wall Street Journal melaporkan pada hari Minggu. Pasar global menyambut kesepakatan potensial, karena investor menuju ke aset berisiko, mengurangi permintaan untuk emas.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap mata uang lainnya naik ke level tertinggi 10 hari. Imbal hasil AS yang meningkat mendorong permintaan untuk mata uang tersebut.

"Tampaknya selera investor terhadap emas tiba-tiba lenyap," kata kepala analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa dalam sebuah catatan. "Dari sudut pandang teknis, penurunan harga emas di bawah USD 1.300 membuat ruang untuk penurunan lebih lanjut." PT Bestprofit

Pada hari Jumat, kepemilikan SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar di dunia, turun 1,5 persen, persentase penurunan harian terbesar sejak Desember 2016.

Platinum merosot 2,5 persen menjadi USD 835,35 per ounce. Logam tetap naik lebih dari 5 persen untuk tahun ini. Palladium, yang mencapai puncak tertinggi sepanjang masa di level USD 1.565,09 pada bulan lalu, turun 1,2 persen menjadi USD 1.527,01.

Kedua logam melihat koreksi teknis, dengan paladium masih di wilayah overbought, kata para analis, menambahkan kenaikan dolar AS juga membebani. Bank of America Merrill Lynch menaikkan perkiraan paladium, memperkirakan akan mencapai level kunci USD 2.000 pada tahun ini dan harga platinum rata-rata USD 883 untuk periode yang sama.  PT Best Profit

Sementara harga perak turun 0,8 persen menjadi USD 15,08 per ounce, setelah sebelumnya turun ke level terendah lebih dari dua bulan dari USD 15,02 per ounce.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Senin, 04 Maret 2019

Harga Emas Susut Lebih dari 1 Persen ke Level Terendah


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga emas susut lebih dari 1 persen ke level terendah sejak Januari. Ini menuju penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari 1-1/2 tahun, dipicu penguatan Dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan saham global.

Melansir laman Reuters, Sabtu (2/3/2019), harga emas di pasar spot di posisi USD 1.293,38 per ounce, usai jatuh di bawah level kunci USD 1.300 untuk pertama kalinya sejak 28 Januari.  Harga emas telah turun sekitar 2,6 persen minggu ini, terbesar sejak Mei 2017. Sementara harga emas berjangka AS menetap turun 1,3 persen menjadi USD 1.299,2 per ounce.

"Indeks dolar AS dan imbal hasil dua tahun treasury telah naik selama beberapa hari terakhir dan faktor-faktor ini telah mendorong orang untuk mengambil beberapa keuntungan (dalam emas)," kata Bart Melek, Kepala Strategi komoditas TD Securities di Toronto. Best Profit

"Kami juga melihat reaksi berkelanjutan terhadap pernyataan Federal Reserve di mana kenaikan masih pada tempatnya, mengingat bahwa data tampaknya cukup kuat di Amerika Serikat," dia menambahkan.

Data produk domestik bruto AS yang lebih baik dari perkiraan mendorong imbal hasil treasury, membuat bullion non-menghasilkan kurang menarik. Data juga membantu mengangkat dolar ke level tertinggi dalam 10-minggu terhadap yen Jepang di awal sesi. Saham global yang lebih tinggi juga membebani harga emas.  Bestprofit
  
"Sentimen yang lebih baik di pasar saham dan keengganan oleh investor emas membebani harga emas," kata analis Commerzbank.

Sementara harga paladium naik 0,2 persen menjadi USD 1,546,51 per ounce. Logam ini mencapai puncak tertinggi sepanjang masa dari USD 1.565,09 di minggu ini dan menuju kenaikan mingguan keempat berturut-turut. PT Best Profit

"Ancaman kemungkinan pemogokan di tambang Afrika Selatan akan menjaga harga tetap tinggi," kata Miguel Perez-Santalla, Wakil Presiden Manajemen Logam Heraeus di New York.

Adapun harga platinum merosot 1,4 persen menjadi USD 857,75 per ons, tetapi tetap di jalur kenaikan mingguan ketiga beruntun. Harga perak turun 2,6 persen menjadi USD 15,20 per ounce setelah mencapai USD 15,14, posisi terendah terakhir yang terlihat pada 22 Januari.

Harga logam ini telah turun 4,5 persen di minggu ini, penurunan terbesar sejak minggu 2 Februari 2018.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Jumat, 01 Maret 2019

Harga Emas Turun Mendekati Level Terendah


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Bestprofit - Harga emas turun mendekati level terendah dalam dua minggu dipicu penguatan Dolar Amerika Serikat (AS) dan data ekonomi AS yang lebih kuat dari prediksi. Ini membuat harga emas di jalur penurunan bulanan pertama dalam lima bulan terakhir.

Melansir laman Reuters, Jumat (1/3/2019), harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.314 per ons, setelah mencapai titik terendah USD 1.312,43, terlemah sejak 15 Februari. Adapun emas berjangka AS turun 0,4 persen menjadi USD 1.316,1 per ounce.

“Emas lebih banyak didorong oleh data saat ini. Kami memiliki data produk domestik bruto (PDB) yang lebih baik dan itu adalah pendorong terbesar untuk mundurnya emas. Emas terluka oleh kenaikan dolar setelah rilis data,” kata Phil Streible, Ahli Strategi Komoditas Senior RJO Futures di Chicago.

Dolar menguat versus enam mata uang utama lainnya, setelah laporan Departemen Perdagangan AS menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 2,6 persen dalam produk domestik bruto untuk kuartal keempat. PT Bestprofit

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan PDB akan tumbuh 2,3 persen di kuartal keempat. Data PDB yang kuat datang setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan bank sentral tidak terburu-buru untuk memutuskan kenaikan suku bunga di masa depan.

"Dari sudut pandang teknis, penurunan di bawah USD 1.320 dapat membuka ruang untuk penurunan lebih lanjut ke posisi USD 1.300, area yang kemungkinan akan menghentikan skenario bearish jangka pendek," kata kepala analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa dalam sebuah catatan.

Investor juga tetap memantau ketegangan antara India dan Pakistan yang terlibat dalam serangan balasan, dan perkembangan pembicaraan perdagangan AS-China. Emas dianggap sebagai aset yang aman selama masa ketidakpastian ekonomi atau politik. Best Profit

Di antara logam mulia lainnya, harga paladium naik 0,9 persen menjadi USD 1.542 per ons, setelah mundur dari puncaknya sepanjang masa di USD 1.565,09 yang diskalakan pada awal pekan ini. Logam ini mencatat kenaikan persentase bulanan terbesar sejak November 2016.

“Palladium adalah bitcoin logam. Setiap kemunduran akan menjadi peluang pembelian daripada peluang penjualan, ”kata Eli Tesfaye, ahli strategi pasar senior untuk broker RJO Futures di Chicago. Sementara harga perak turun 1 persen menjadi USD 15,58 per ounce dan turun sekitar 3 persen untuk bulan ini, terlemah sejak Agustus.

Harga platinum naik 0,3 persen menjadi USD 867, setelah mencapai level tertinggi sejak 7 November di USD 876 pada awal sesi. Harga juga menandai kenaikan bulanan terbesar sejak Januari 2018, setelah naik lebih dari 5 persen. PT Best Profit

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Kamis, 28 Februari 2019

Harga Emas Melemah Seiring Ketidakpastian di Pasar Keuangan


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Harga emas melemah seiring ketidakpastian di pasar keuangan. Ditambah sentimen bursa saham Amerika Serikat (AS) yang tertekan.

"Emas telah kehilangan sedikit daya pikatnya selama sepekan terakhir yang mungkin mengindikasikan perdagangan cenderung koreksi," ujar Craig Erlam, Analis Senior Oanda, dalam catatannya, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (28/2/2019). Ia menambahkan, indikator momentum ini menunjukkan mungkin terjadi konsolidasi dari posisi tertinggi meski dolar AS melemah.

Harga emas untuk pengiriman April merosot USD 7,3 atau 0,6 persen ke posisi USD 1.321,20 per ounce. Pergerakan harga emas itu melemah usai capai level tertinggi dalam 10 bulan di kisaran USD 1.347,90. Harga emas melemah mendorong harga logam tersebut diperdagangkan sekitar 0,3 persen lebih rendah pada bulan ini.

Selain itu, harga emas juga belum mendapat banyak dukungan dari berbagai perkembangan yang berpotensi menggerakkan pasar termasuk kesaksian kongres oleh Michael Cohen, mantan pengacara lama untuk Presiden AS Donald Trump. Bestprofit

Adanya pertemuan kedua Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, serta meningkatnya ketegangan India dan Pakistan belum berdampak terhadap harga emas. Pada Rabu waktu setempat juga menandai berakhirnya kesaksian dua hari untuk pimpinan the Federal Reserve Jerome Powell di depan kongres.

Powell menegaskan kalau kebijakan the Federal Reserve akan tetap bergantung pada data. Analis menilai, ini bisa berarti tidak ada lagi kenaikan suku bunga pada 2019. Hal tersebut dapat membuat sentimen negatif untuk dolar AS dan positif untuk harga emas.

Sentimen lainnya, bursa saham AS bervariasi dengan kecenderungan melemah usai ketegangan antara India dan Pakistan membuat investor gelisah. Indeks dolar AS pun naik 0,1 persen ke posisi 96,103. PT Bestprofit

“Dolar AS sangat menarik seperti sebelumnya. Periode kekuatannya hanya memperlambat atau hentikan reli dan mereka yang lemah mendorongnya. Jika tren ini berbalik, maka itu bukan pertanda baik untuk emas dalam waktu dekat. Jangka panjang meski pun tetap bullish, tetapi timbulkan pertanyaan seberapa besar koreksi yang bisa kita lihat,” ujar Erlam.

Adapun Erlam menuturkan, harga akan tetap di posisi USD 1.320-USD 1.300. Untuk pergerakan harga logam lainnya yaitu harga perak untuk pengiriman Mei turun satu persen menjadi USD 15.766 per ounce.

Harga palladium untuk kontrak Juni tergelincir 2,8 persen menjadi USD 1.477,20 per ounce. Harga platinum naik 1,1 persen menjadi USD 869,90 per ounce. Harga tembaga mendaki 0,4 persen menjadi USD 2.963 per pound. PT Best Profit

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Rabu, 27 Februari 2019

Harga Paladium Tembus Level USD 1.550 Per Ounce


PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Harga paladium tembus level USD 1.550 per ounce untuk pertama kalinya pada perdagangan Selasa karena adanya defisit pasokan. Sementara harga emas tertekan atau turun setelah Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell mengatakann bahwa mereka akan bersabar untuk menaikkan suku bunga.

Mengutip CNBC, Rabu (27/2/2019), harga paladium di pasar spot melonjak ke USD 1.565,09 per ounce pada perdagangan Senin dan masih di kisaran USD 1.559,50 per ounce pada perdagangan Selasa.

"Harga paladium naik karena fakta bahwa ada 15 perusahaan pertambangan di Afrika Selatan yang bisa mogok minggu ini," jelas Bob Haberkorn, analis senior RJO Futures. Best Profit

Berita yang menyatakan bahwa karyawan perusahaan pertambangan Afrika Selatan akan melakukan pemogokan pada minggu depan memperburuk kekhawatiran pasokan di pasar yang sudah ketat.

Produsen paladium terbesar di dunia, Norilsk Nickel, mengatakan regulasi emisi yang ketat di semua pasar utama dan pasokan primer tak ada penambahan akan memperluas defisit paladium di 2019. Bestprofit

Sedangkan untuk emas di pasar spot stabil di USD 1.326,75 per ounce dan harga emas berjangka AS berada di posisi USD 1 lebih rendah pada USD 1.328,50 per ounce.

Tekanan terhadap harga emas tersebut terjadi setelah Gubernur Bank Sentra AS jerome Powell menyatakan bahwa mereka akan terus bersabar untuk rencana menaikkan suku bunga acuan. PT Best Profit

Bank Sentral AS akan melihat dahulu secara seksama data-data ekonomi yang mendukung. Semua data harus sesuai dengan target agar bisa menaikkan suku bunga sesuai dengan rencana.

"Di sisi lain data perumahan AS sedikit mengkhawatirkan, itu membuktikan bahwa Bank Sentral AS mungkin telah terlalu dalam mengambil mengetatan moneter," kata Phil Streible, analis komoditas senior di RJO Futures, Chicago, AS.

Sumber
liputan6.com

bestprofit, pt bestprofit, best profit, pt best profit, best, pt best, bpf
bestprofit futures, best profit futures, pt bestprofit futures, pt best profit futures

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...