PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit – Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan tajam lebih dari 8 persen pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Pelemahan ini dipicu perubahan sentimen pasar setelah hasil pemilihan paruh waktu (midterm elections) Amerika Serikat (AS) membuka peluang meredanya konflik antara AS-Israel dan Iran.
Mengutip laporan Reuters yang dikutip sejumlah
media, harga minyak mentah Brent ditutup turun sebesar US$8,98 atau 8,7 persen
ke level US$94,62 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas
Intermediate (WTI) Amerika Serikat merosot US$7,97 atau 8,3 persen menjadi
US$88,12 per barel.
Penurunan tersebut membawa kedua acuan harga
minyak dunia ke level penutupan terendah sejak 31 Agustus 2026. Salah satu
faktor utama yang mendorong penurunan harga minyak adalah hasil pemilu paruh
waktu AS. Partai Republik yang dipimpin Presiden Donald Trump kehilangan
kendali atas Kongres setelah Partai Demokrat berhasil memperoleh mayoritas.
Perubahan kekuatan politik tersebut
memunculkan spekulasi bahwa pemerintahan Trump akan menghadapi tekanan lebih
besar untuk mengurangi eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.
Investor menilai peluang penyelesaian konflik
melalui jalur diplomasi semakin terbuka. Kondisi ini berpotensi mengurangi
risiko gangguan pasokan minyak mentah dari kawasan Teluk Persia.
Selama konflik berlangsung, pasar minyak dunia
sebelumnya dibayangi kekhawatiran terhadap kemungkinan terganggunya distribusi
energi global, terutama apabila ketegangan meluas hingga jalur perdagangan minyak
strategis.
newsmaker , newsmaker id , bestprofit futures, demo bpf, demo bestprofit, demo bestprofit futures
proflt, legalitas, regulasi, fasilitas, penghargaan, hubungi, pasar, historical
lowongan kerja, lowongan kerja
bandung, loker bandung
best
profit, bestprofit, pt bestprofit, pt best profit, best, pt best, bpf
pt bpf,
bestprofit futures, pt bestprofit futures, Bestprofit futures, pt best profit
futures












